Memupuk Ikhlas di Jalur Puncak: Sekolah Relawan ERI Bekali Siswa SMK AR Rahman Mentalitas Baja


Mengambil momentum keberkahan bulan Ramadan, Energi Relawan Indonesia (ERI) sukses menggelar program "Sekolah Relawan" (Volt-Volunteer) yang bertempat di SMK AR Rahman Pacet, Cianjur, pada Jumat (6/3).

Dengan mengusung tema "Menemukan Potensi, Menyalurkan Energi untuk Negeri", kegiatan ini bertujuan untuk menjaring potensi kemanusiaan di kalangan generasi muda sekaligus memberikan arah yang tepat dalam menyalurkan energi positif bagi masyarakat.

Membangun Fondasi "The Power of Why"

Dalam sesi materi utama, para peserta diajak mendalami filosofi The Power of Why. Alih-alih melihat kerelawanan sebagai kerja tanpa bayaran, ERI menekankan bahwa menjadi relawan adalah bentuk investasi diri yang tak ternilai. Materi ini mencakup:

1. Filosofi Energi: Memahami bahwa tenaga yang dikeluarkan adalah investasi pengembangan karakter.

2. Kode Etik Relawan: Panduan Do’s & Don’ts agar aksi di lapangan tetap menghormati martabat penyintas dan masyarakat.

3. Self-Awareness: Pentingnya mengenali kapasitas mental dan fisik pribadi sebelum terjun membantu sesama.

Tiga Pilar Bekal Relawan

Ketua ERI, Rojudin, dalam arahannya menekankan tiga poin krusial yang harus dimiliki oleh setiap siswa yang ingin menapakkan kaki di dunia kemanusiaan. Menurutnya, relawan yang tangguh lahir dari kombinasi:

1. Hati yang Mendengar: Kepekaan terhadap kesulitan orang lain.

2. Pikiran Kritis: Kecakapan dalam menganalisis situasi dan solusi di lapangan.

3. Tangan yang Merangkul: Aksi nyata yang merangkul tanpa membedakan.

"Momentum Ramadan ini adalah waktu terbaik untuk melipatgandakan pahala melalui aksi nyata," tambah Rojudin.

Apresiasi dan Aksi Nyata


Kepala Sekolah SMK AR Rahman IRA ERMAWATI S, pd. I menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak ERI. Beliau berharap pengalaman yang dibagikan dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi.

Sebagai simbol sinergi, acara ditutup dengan pertukaran sertifikat penghargaan antara pihak sekolah dan ERI. Tak berhenti di dalam kelas, para peserta langsung mempraktikkan ilmu mereka dengan membagikan paket buka puasa dan takjil kepada pengguna jalan di sekitar lokasi.

 "Teruslah berbuat baik sampai kalian lupa bahwa apa yang kalian lakukan itu adalah sebuah kebaikan. Karena seorang relawan bergerak bukan untuk citra, melainkan hanya mengharap ridho Sang Pencipta."Tutup Ira.

Komentar