-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pegadaian Gandeng FOTRTEGIF Gelar Workshop The Gade Integrated Farming di Cianjur

Kamis, 08 Oktober 2026 | Oktober 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-08T08:47:36Z

CIANJUR – Forum Tani Organik Terpadu Indonesia (FOTRTEGIF) bersama Pegadaian menggelar Workshop dan Sosialisasi The Gade Integrated Farming di Kelompok Saung Tani Santri Al-Ikhlas, Kampung Leles RT 001/RW 002, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Kamis (8/10/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kick-off program The Gade Integrated Farming klaster Kantor Wilayah Bandung yang dilaksanakan di Kabupaten Cianjur. Sebanyak 30 petani mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.


Selama workshop, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai konsep pertanian terpadu, mulai dari pengelolaan lahan pertanian hingga pemanfaatan limbah organik. Para petani juga mendapatkan praktik pembuatan pupuk organik, pembenahan tanah, pemberian nutrisi tanaman, hingga pembuatan dan penggunaan pestisida nabati.


Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kapabilitas petani agar mampu mengelola lahan secara lebih optimal dan produktif.


Aditya Debiet Widoro, Kepala Departemen Business Suport PT Pegadaian Regional Jawa Barat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian yang salah satunya menyasar peningkatan kualitas hidup petani dan peternak.


“Program ini dalam rangka memberikan literasi sebagai added value bagi para penggarap pertanian. Tujuannya meningkatkan kapabilitas petani agar bisa menggarap lahan pertaniannya lebih optimal sehingga outcome-nya juga semakin meningkat,” ujar Aditya.


Menurutnya, para peserta tidak hanya diberikan pengetahuan mengenai pertanian, tetapi juga dibekali keterampilan praktis, mulai dari pembuatan pupuk, pengelolaan lahan agar lebih produktif, proses penanaman hingga tahapan panen.


Dalam pelaksanaan program tersebut, Pegadaian menggandeng FOTRTEGIF sebagai mitra karena dinilai memiliki pengalaman dalam melakukan pembinaan terhadap kelompok tani.


“Untuk pelaksanaannya sendiri kita menggalang FOTRTEGIF sebagai lembaga yang memang kredibel di bidangnya,” katanya.


Selain meningkatkan kapasitas petani, program tersebut juga menjadi sarana Pegadaian untuk memperkenalkan berbagai produk layanan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya para pelaku sektor pertanian.

Kepala Pegadaian Cabang Cianjur, Aris, mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan workshop tersebut karena diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada petani di Kabupaten Cianjur.


“Kami dari tim Pegadaian Cabang Cianjur sangat mendukung. Harapannya, para petani bisa memanfaatkan produk-produk kami yang ada di Pegadaian Cabang Cianjur,” ujar Aris.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman masyarakat, termasuk generasi muda, terhadap berbagai layanan Pegadaian yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat di sektor pertanian.


Aris menjelaskan, salah satu produk yang dapat dimanfaatkan petani adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain itu, Pegadaian juga memiliki produk pembiayaan dengan skema yang dapat memanfaatkan dokumen kepemilikan tanah sebagai bagian dari persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.


“Di kami ada KUR yang bisa dimanfaatkan oleh para petani yang ada di Cianjur. Selain itu juga ada produk lainnya yang bisa dimanfaatkan para petani,” katanya.


Melalui program The Gade Integrated Farming, Pegadaian berharap peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan kepada petani dapat mendorong pengelolaan pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.


Sementara itu, pelaksanaan workshop selama tiga hari diharapkan tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi dapat dilanjutkan dengan penerapan praktik pertanian terpadu oleh para peserta di lahan masing-masing.***

×
Berita Terbaru Update