-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pilkades Serentak Digital 2026, Polres Cianjur Siapkan Pengamanan Ketat

Senin, 31 Agustus 2026 | Agustus 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T04:44:30Z


CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi memulai tahapan sosialisasi dan pencanangan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Berbasis Digital Tahun 2026 di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur pada Senin (31/8/2026).

Pilkades berbasis digital (paperless) ini rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 47 desa yang tersebar di 23 kecamatan se-Kabupaten Cianjur pada 18 Oktober 2026 mendatang.

Bupati Cianjur, dr. M. Wahyu Ferdian, menjelaskan bahwa tahapan sosialisasi ini melibatkan seluruh jajaran Forkopimda serta perwakilan teknis dari tingkat kecamatan hingga desa. Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan simulasi penggunaan perangkat digital bersama Kepala Dinas PMD Provinsi Jawa Barat, Bapak Ade, yang bertindak sebagai narasumber.

"Hari ini kita melakukan sosialisasi dan simulasi agar para perangkat daerah di kecamatan maupun desa memiliki gambaran yang jelas saat pelaksanaan Pilkades serentak secara digital nanti," ujar Bupati Cianjur.

Kemudahan Pemilih dan Efisiensi Anggaran

Menjawab kekhawatiran masyarakat khususnya kelompok lansiabterkait penggunaan teknologi digital, Bupati menegaskan bahwa sistem yang disiapkan sangat mudah dan praktis.

Mekanismenya menggunakan sistem pemindaian kode bar (barcode) yang diarahkan ke kamera komputer tablet (tab), sehingga daftar pilihan calon langsung muncul di layar dan pemilih cukup menekan tombol pilihan. Petugas panitia desa juga akan disiagakan untuk memberikan pendampingan teknis.

Selain itu, pemilihan digital ini menerapkan sistem paperless yang dilakukan langsung di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Langkah ini terbukti berhasil menghemat anggaran daerah hingga Rp3,3 miliar jika dibandingkan dengan perencanaan menggunakan mekanisme kertas suara konvensional.

Sistem digital yang digunakan beroperasi secara offline (lokal) dengan penyimpanan data pada kartu memori (memory card), bukan jaringan internet terbuka. Hal ini menekan potensi kesalahan sistem hingga 0,1 persen sekaligus meminimalisasi risiko peretasan daring. Seluruh aturan pelaksanaannya pun telah dimatangkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Cianjur.

Polres Cianjur Terjunkan 300 Personel dan Antisipasi Kejahatan Siber

Dari sisi keamanan, Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya pesta demokrasi tingkat desa ini. Kapolres Cianjur menyampaikan bahwa sebanyak dua pertiga kekuatan Polres sekitar 300 personel akan diterjunkan ke lapangan. Jumlah ini nantinya akan disesuaikan kembali dengan perkembangan jumlah TPS dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Evaluasi dari pelaksanaan Pilkades periode sebelumnya yang sempat diwarnai konflik menjadi perhatian utama kepolisian. Selain mengantisipasi gesekan fisik, perusakan fasilitas, suap, dan politik uang, pihak kepolisian juga fokus pada pencegahan kejahatan siber.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jabar untuk mengamankan seluruh peralatan, melakukan penilaian (assessment) keandalan sistem maupun perangkat keras seperti tab dan flashdisk, hingga pemetaan potensi kerawanan," tegas Kapolres Cianjur.

Untuk mengantisipasi praktik politik uang dan tindak kecurangan lainnya, Polres Cianjur menyiapkan Posko Sentra Gakkumdu serta membuka layanan pengaduan masyarakat (hotline) 110. Kepolisian juga akan melakukan penyaringan (screening) ketat terhadap jajaran panitia guna mencegah potensi benturan kepentingan, seperti panitia yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan calon kepala desa.***
×
Berita Terbaru Update