CIANJUR- Kepolisian Resor (Polres) Cianjur menerjunkan kendaraan dua water cannon untuk membersihkan paparan abu vulkanik di sepanjang jalur protokol serta kawasan perkotaan Cianjur pada Senin (7/9/2026).
Penyiraman dilakukan guna mencegah abu beterbangan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Sejak paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau sampai di wilayah Cianjur, material halus tersebut menyelimuti permukaan bangunan, kendaraan, hingga area fasilitas umum.
Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho, mengonfirmasi pengerahan armada khusus milik kepolisian untuk melakukan pembersihan secara terukur di titik-titik utama lalu lintas.
"Hari ini kami terjunkan dua unit AWC. Menyiram semua jalur protokol Cianjur dari abu vulkanik," ujar Alexander saat memberikan keterangan, Senin (7/9/2026).
Alexander menjelaskan, penyiraman permukaan jalan dilakukan secara intensif agar endapan abu basah dan tidak terangkat ke udara saat terhempas oleh laju kendaraan.
"Ini dilakukan agar masyarakat tidak terdampak kesehatannya," tambahnya.
Sebelumnya aksi polres cianjur juga telah membagikan sebanyak 2.000 masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, di kawasan Bundaran Tugu Gentur, Kabupaten Cianjur, Minggu (6/9/2026).
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik yang dilaporkan mulai dirasakan di sejumlah wilayah Cianjur menyusul aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda.
Kapolres Cianjur mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran kepolisian bersama insan pers terhadap masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
"Hari ini, Minggu, 6 September 2026, jajaran Polres Cianjur tergerak oleh unsur masyarakat Cianjur yang kebetulan berprofesi sebagai wartawan atau pewarta. Kegiatan hari ini adalah pembagian masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan," ujar Alexander.
